BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Masalah
Seperti yang kita ketahui belakangan ini, banyak
sekali asumsi bahwa teknologi informasi dan komunikasi sudah di salahgunakan
sebagian masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, tak sedikit orang tua
yang takut bahwa anak-anaknya akan melakukan hal tersebut. Disini akan kita
bahas mengenai perubahan paradigma pendidikan dengan adanya teknologi informasi
dan komunikasi.
Oleh karena itu kita akan membahas hal tersebut agar
semua kalangan masyarakat mengetahui tentang apa pengertian teknologi informasi
dan komunikasi, selanjutnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi
dalam dunia pendidikan, hubungan teknologi informasi dan komunikasi, perananan
teknologi informasi dan komunikasi dalam bidang pendidikan, dan dampak positif
dan negatif teknologi informasi dan komunikasi dalam bidang pendidikan.
B.
Rumusan
Masalah
1. Apa
pengertian teknologi informasi dan komunikasi?
2. Bagaimana
perkembangan TIK dalam dunia pendidikan
3. Bagaimana
hubungan TIK dengan peningkatan kualitas pendidikan?
4. Bagaimana
peranan TIK dalam bidang pendidikan?
5. Apa
dampak positif dan negatif TIK dalam bidang pendidikan?
C.
Tujuan
1. Untuk
mengetahui apa pengertian TIK.
2. Untuk
mengetahui bagaimana perkembangan TIK dalam dunia pendidikan.
3. Untuk
mengetahui bagaimana hubungan TIK dengan peningkatan kualitas pendidikan.
4. Untuk
mengetahui bagaimana peranan TIK dalambidang pendidikan.
5. Untuk
mengetahui apa dampak positif negatif TIK dalam bidang pendidikan.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Teknologi Informasi Dan
Komunikasi
Teknologi
Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk
memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai
cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang
relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi,
bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk
pengambilan keputusan.
Teknologi
ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data. system jaringan untuk
menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan
kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan
diakses secara global.
Arti
teknologi informasi bagi dunia pendidikan seharusnya berarti tersedianya
saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program
pendidikan.Pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang pendidikan sudah
merupakan kelaziman.Membantu menyediakan komputer dan jaringan yang
menghubungkan rumah murid dengan ruang kelas, guru, dan administrator
sekolah.Semuanya dihubungkan ke Internet, dan para guru dilatih menggunakan
komputer pribadi.
Teknologi
informasi dan komunikasi mencakup dua aspek, yaitu teknologiinformasi dan
teknologi komunikasi. Teknologi informasi, mencakup segala hal yang berkaitan
dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan
informasi.
Sedangkan,
teknologi komunikasi mencakup segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat
bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.
Maka, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah suatu kesatuan yang
tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang
terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan dan transfer/pemindahan
informasi antar media.
Sedangkan,
arti TIK bagi dunia pendidikan itu sendiri berarti tersedianya saluran atau
sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program pendidikan.
B.
Perkembangan
Tik Dalam Dunia Pendidikan
Teknologi
informasi ( Information Tecnology ) yang mulai populer diakhir tahun 70
an, dihantarkan untuk menjawab tantangan. Pada masasebelumnya, istilah
teknologi komputer atau pengolahan data elektronis atau EDP ( Electronic
Data Processing ). Menurut kamus (Oxford 1995). Teknologi informasi adalah
stadi atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer untuk
menyimpan, menganalisis, danmendistribusikan informasi apasaja, termasuk kata,
bilangan, dan gambar.
Menurut
Alter ( 1992 ), dalam Deni Darmawan, 2010 : 16 ) teknologi informasi mencakup
perangkat keras dan perangkat lunak untuk melaksanakan satu atau sejumlah tugas
pemrosesan data seperti menangkap mentrasmisikan, menyimpan, mengambil,
memanipulasi, atau menampilkan data.
Penguasaan
teknologi informasi dan komunikasi baik secara individu maupun secara institusi
sangat diperlukan, hal ini akan mampu mengubah budaya dan kemampuan melakukan
inovasi secara lebih baik dan adaptif.
Skill
seseorang dalam melakukan analisis kebutuhan dan perubahan sistem cara kerja
bahkan aturan yang menyangkut perkembangan TIK sangat dibutuhkan juga. Terlebih
dalam dunia pendidikan kemampuan seorang pendidik dalam menguasai TIK sangat
pentring dan jika mereka mampu menguasainya maka inovasi dalam menemukan
stategi mencerdaskananak bangsa iniakan lebih cepat.
Teknologi
informasi saat ini telah berkembang sangat pesat, baiksektor swasta, kantor
pemerinta, BUMN, dan sekolah-sekolah dikota atau daerah banyak yang memiliki
jaringan internet. Dalam dunia pendidikan khususnya berkenaan dengan inovasi
untuk memudakhan akses, kebutuhan data, pengambilan kebijakan dalam pendidikan
nasional telah dikembangkan jaringan pendidikan nasional (jardiknas).
Jardiknas
merupakan salahatu perkembangan inovaasi pembelajaran yang sangat bermanfaat
bagi perkembangan pemdidikan. Internet/ TIK telah banyak di dengungkan melalui
iklan untuk digunakan sebagai media dalam pembelajaran, dimana pada prinsipnya
TIK sangat murah jika hal itu sudah diyakini dan dirasakan nmanfaatnya, dimana
manusia akan mampu mengatasi tantangan dan kebutuhan serta penyelesaian masalah
dengan mudah.
Mereka
tampak sangat antusias, hal halitu terlihat dari pesan yang disampaikan dari
orang ke orang melalui internet yang masuk kesekolah. Keingin tahuan mereka
sangat besar dalam mengunakan internetdenganbiaya murahmereka bisa menjelajah
dunia dalam bentuk website yang tersediamelalui akses internet tanpaharuspunya
paspor dan visa untuk berkenalan dengan tokoh internasioal.
Sekolah saat ini sedang berlomba-lomba memasang
jaringan internet melalui jardiknas, internet service provider (ISP), ataupun
penyelenggara jaringan internet lainya.Hal tersebut membuktikan bahwa internet
sekarang sudah menjadi kebutuhan
yang penting dalam pembelajaran.
Sekolah yang telah memanfaatkan teknologi informasi dan
komunikasi (TIK) dalam kegiatan proses belajar mengajar akan sangat berbeda
dengan sekolah yang belum memanfaatkannya.
Karena pentingnya fasilitas teknologi internet dalam daunia pendidikan di
dsekolah, maka para kepala sekolah, baik di kota – kota besar atau di daerah
berupaya untuk melengkapi sekolahnya dengan fasilitas internet yang
peerkembangannya sangat pesat dalam 2 tahun terakhir.
teknologi yang begitu cepat menuntut pengguna teknologi harus
mengikuti perkembangan nya agar dikatakan ketinggalan informasi khususnya
didunia pendidikan. Sehingga pendidik harus meningkatkan Perkembangan kemampuannya
untuk meningkatkan kwalitas sumber daya dalam memahami, menggunakan dan
memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi
Seorang pengamat pendidikan memaparkan bahwa problem pendidikan kita adalah
akses atau ketersediaan pendidikan bagi rakyat yang masih sangat rendah (
Wibowo 2006) dalam ( Parjono Adjha ).
Pentingnya internet dalam dunia pendidikan, maka yang harus dikembangkan
dan dipertahankan adalah biaya yang murah untuk mengakses informasi. Menurut (
Deni Darmawan 2012: 405 ) justru dengan murahnya akses informasi maka
seyogyanya pemerintah mampu mmelindungi, menjamin dan mendukung bagaimana
praktisi dan teknologi serta masyarakat pada umumnya untuk lebih mampu
memanfaatkan dan merasakan dampak positif dalam memajukan kehidupannya.
Untuk itu seiring dengan perkembangan jaman, bangsan Indonesia dewasa ini
diantaranya telah melakukan pembenahan secara legislatif dalam menangani
Teknologi Informasi dan komunikasi ini, yaitu melalui Departemen Komunikasi dan
Informatika, Direktorat Jendral Aplikasi Telematika dan Lembaga Informasi
Nasional ( LIN ) pascareformasi.
Melalui program dan rencana strategis dari lembaga – lembaga pemerintah
tersebut serta diselaraskan dengan fungsi dan perannya secara profesional
diharapka dapat menjamin upaya bangsa ini untuk mampu melakukan percepatan
pembangunan dibidang Teknologi Informasi dan Telekomunikasi.
C.
Hubungan
Tik Dengan Peningkatan Kualitas Pendidikan
Penggunaan
alat-alat pembelajaran yang modern dalam pendidikan mempengaruhi proses belajar-mengajar itu
sendiri. Dengan menggunakan alat pembelajaran yang modern, anak didik akan
termotivasi belajar dengan lebih aktif. Aktifitas belajar anak didik akan lebih
tinggi intensitansnya dibandingkan metode belajar mengajar yang hanya
menggunakan kapur dan papan tulis saja. Saat ini teknologi tradisional telah
semakin terdesak oleh adanya teknologi modern.
Perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi juga telah menimbulkan perubahan dalam
nilai-nilai, baik nilai sosial, budaya, spiritual, intelektual, maupun
material.
Perkembangan IPTEKS juga menimbulkan kebutuhan baru,
aspirasi baru, sikap hidup baru, dimana hal ini menuntut perubahan pada sistem
dan isi kurikulum / Pendidikan ( Sukmadinata,1988:110). Dalam siklus IPTEKS,
manusia itu perlu disempurnakan dengan pendidikan tanpa pendidikan manusia
unggul yang terampil dan berbudaya dan berfalsafah tidak mungkin dapat
dihasilkan ( Gaffar, 1987:32).
Selain yang tergambar diatas, maka Visi mata
pelajaran Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) yaitu agar siswa dapat
menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal
untuk mendapatkan dan memproses informasi dalam kegiatan belajar, bekerja, dan
aktifitas lainya sehingga siswa mampu berkreasi, mengembangkan sikap inisiatif,
mengembangkan kemampuan eksplorasi mandiri, dan mudah beradaptasi dengan
perkembangan yang baru.
Pada hakekatnya , Kurikulum Teknologi Informasi dan
komunikasi menyiapkan siswa agar dapat terlibat pada perubahan dan perubahan
dalam variasi penggunaan teknologi. Siswa menggunakan TIK untuk mencari,
mengeksplorasi, menganalisis, dan saling tukar informasi secara kreatif namun
bertanggung jawab.
Dalam hal ini dapat diberikan contoh yang sangat
kongrit dari pada penggunaan TIK dalam proses pembelajaran di kelas misalnya
Strategi pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan materi dan kondisi siswa dapat
meningkatkan partisipasi dari semua peserta didik dan kelompok dalam satu kelas
yang antara lain meliputi :
1.
Pemanfaatan
studi kasus dari berbagai sumber informasi
2.
Dorongan dari
guru agar siswa menjadi pembelajar yang otodidiak
3.
Dorongan agar
siswa mau berpikir kritis mengenai isu-isu dalam teknologi informasi
4.
Fasilitas belajar secara efectif melalui
praktek langsung, refleksi, dan diskusi
5.
Peningkatan
kemampuan kerjasama termasuk aktifitas yang melibatkan siswa untuk bekerja sama
dalam kelompok kecil atau dalam tim
6.
Penumbuhan sikap
menghargai usaha siswa untuk memicu kreativitas mereka
7.
Pemanfaatan
sumber-sumber yang merefleksikan minat dan pengalaman siswa
8.
Pemberian akses
pada semua siswa untuk menggunakanberbagai sumber belajar dan
Penguasaan berbagai alat bantu belajar
Penguasaan berbagai alat bantu belajar
9.
Penyajian/presentasi
hasil karya siswa di majalah didinding atu atara khusus pameran misalnya pada
saat rapot atau acara lainya
10.
Penyajian /
presentasi hasil karya siswa di web klub teknologi Informasi dan Komunikasi
11.
Penyajian /
presentasi publikasi hasil karya siswa pada sekolah, atau brosur khusus TIKDan
berbagai multi fungsi lainya dalam penggunaan TIK untuk meningkatkan kualitas pendidikan
kita ditanahair.
D.
Peranan
Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Bidang Pendidikan
Teknologi komunikasi merupakan suatu hasil pemikiran dan hasil karya
manusia yang diaplikasikan untuk menghubungkan proses komunikasi antarmanusia.
Melihat pengertian tersebut banyak sekali teknologi komunikasi yang berkembang
dimasyarakat, salah satunya adalah teknologi komunikasi pendidikan.
Komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan dengan menggunakan
media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet,
e-mail, dan
sebagainya. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui
hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media
tersebut.
Melalui teknologi komunikasi, dalam situasi tertentu guru dapat memberikan
pelayanan mengajar tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa karma dapat
menggunakan media pembelajaran dalam teknologi komunikasi. Melalui teknologi
komunikasi juga, siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari
berbagai sumber melalui cyber space
atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau internet, bahkan pembelajaran
dapat dilakukan melalui cyber teaching
atau pengajaran maya.
Dengan penggunaan media elektronik dalam pemebelajaran maka dikenaldengan
pembelajaran elektronik (e-learning).
Dalam berbagai literatur e-learning
tidak terlepas dari jaringan Internet, karena media ini yang dijadikan sarana
untuk penyajian ide dan gagasan pembelajaran. Hal ini menunjukan bahwa
teknologi komunikasi berperan dalam teknologi pembelajaran untuk meningkatkan
mutu pendidikan.
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi mendorong setiap lapisan
masyarakat dituntut untuk dapat menggunakan teknologi tersebut dengan maksimal.
Tidak hanya untuk elemen masyarakat secara luas, di dalam dunia pendidikan TIK
memnpunyai peranan penting, seperti adanya televisi dan radio yang bersifat
edukatif.
Tetapi hal tersebut mempunyai sifat komunikasi yang linear, tidak
interaktif sehingga diperlukan teknologi lain yang dapat menunjang pendidikan
masyarakat seperti halnya dengan teknologi komputer. Komputer sebagai media
yang sangat diperlukan oleh masyarakat karena dengan berkembangnya teknologi
ini maka proses informasi pun akan semakin berkembang pula dan masyarakat
sangatlah memerlukan hal tersebut.Masyarakat mulai dari usia sekolah dasar
dibekali pendidikan tentang penggunaan komputer.
Inilah yang membuat TIK mempunyai peranan penting dalam kemajuan pendidikan
di Indonesia, adanya peningkatan kebutuhan berbagi informasi dan pengetahuan
dengan memanfaatkan TIK menjadi menjadi salah satu alasan mengapa hal seperti
perpustakaan online sangatlah diperlukan untuk membantu pendidikan di Indonesia
ini.
TIK menjadi salah satu media perubahan dalam proses pembelajaran atau
pendidikan. Dahulu proses belajar biasanya hanya dilakukan di dalam sebuah
ruang kelas dimana terdapat siswa dan guru, tetapi sekarang ruang kelas tidak
hanya dibatasi oleh dinding dan papan tulis saja.
Kegiatan belajar pun sekarang dapat dilakukan dengan lebih interaktif dan
bersifat dua arah. Proses belajar yang cenderung pasif saat ini sudah mulai
ditinggalkan oleh para siswa dan guru. Dengan hadirnya internet para siswa
dituntut untuk belajar mandiri dalam penyerapan informasi. Informasi tidak
hanya didapat dari pendidik tetapi juga dari media komputer, sehingga dapat
mendorong peningkatan efisiensi pengelolaan kegiatan belajar mengajar guna
mencapai tujuan pendidkan yang telah dicanangkan sejak awal berdirinya Negara
indonesia
E. Dampak Positif
Dan Negatif Tik Dalam Bidang
Pendidikan
Berikut ini
dampak dari adanya perkembangan TIK yang terjadi diera modern sekarang ini
dalam dunia pendidikan:
1.
Dampak
Positif
a.
Siswa akan lebih mudah untuk
mengakses dan mendapatkan informasi yang ada kaitanya dalam dunia pendidikan
sehingga dengan hal tersebut akan membuat seorang siswa menjadi lebih kaya akan
informasi dan memanfatkan waktunya seefisien mungkin.
b.
Inovasi dalam pembelajaran semakin
berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses
pendidikan. Seorang guru juga akan lebih mudah dalam berinovasi untuk
menentukan model belajar yang sesuai dengan para siswanya melalui TIK.
c.
Kemajuan TIK juga akan memungkinkan
berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang tidak
mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
d.
Sistem administrasi pada sebuah
lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena adanya penerapan system
TIK pada setiap komponen seperti : Akses ke perpustakaan, Akses ke pakar,
Melaksanakan kegiatan kuliah secara online, Menyediakan layanan informasi
akademik suatu institusi pendidikan, Menyediakan fasilitas mesin pencari data,
Meyediakan fasilitas diskusi, Menyediakan fasilitas direktori alumni dan
sekolah, Menyediakan fasilitas kerjasama,dan lain – lain.
2.
Dampak
Negatif
a.
Kemajuan TIK juga akan semakin
mempermudahterjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat
plagiatis akan melakukan kecurangan.
b.
Walaupun sistem administrasi suatu lembaga
pendidikan bagaikan sebuah system tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu
kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
c.
Salah satu dampak negatif televisi
adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam
waktu yang singkat (short span of attention).
Adanya akses teknologi internet untuk Tenaga Pendidik
maupun peserta Didik, baik di dalam kelas, sekolah maupun lembaga pendidikan
guru. Adanya materi yang bermutu bagi Tenaga Pendidikan dan Pelajar Tenaga
Pendidik harus produktif terhadap pengembangan TIK Untuk menghindari
pemanfaatan teknologi yang kurang bermanfaat apalagi dalam hal negative oleh
peserta didik, karena pembelajaran TIK antar peserta didik dengan cepat, maka
mengarahkan pemanfaatan TIK dalam pembelajaran menjadi sangat penting sehingga
peserta didik disibukkan dengan eksplorasi subjek positif dalam penggunaan TIK.
Bentuk nyatanya dapat berupa penugasan pencarian
artikel, sumber bacaan atau pengirinan tugas (PR) lewat email. Selain itu juga
harus`tercipta kemudahan akses internet dilngkungan yang terkontrol seperti di
sekolah atau rumah yang melebihi kemudahan akses`di tempat umum seperti warnet,
agar aktivitas online peserta didik lebih terkontrol. Beberapa pemanfaatan TIK
dalam pembelajaran diantaranya Presentasi, Demonstrasi, Kelas Virtual. Adapun
berbagai bentuk peranan TIK dalam bidang pendidikan adalah berbagai hasil
penelitian, konsultasi dengan pakar, perpustakaan online,diskusi online dan
kelas online.
Keuntungan dan kerugian penggunaan teknologi informasi
dan komunikasi. Kemajuan yang telah dicapai manusia dalam bidang teknologi
informasi dan komunikasi (TIK) merupakan sesuatu yang patut kita syukuri,
karena dengan kemajuan tersebut akan memudahkan manusia dalam mengerjakan
pekerjaan dan tugas yang harus dikerjakan. Namun tidak semua kemajuan yang
telah dicapai tersebut berdampak positif.
Diantara kemajuan tersebut yang telah dicapai tersebut
ternyata dapat membawa dampak negative bagi manusia. Dalam bidang pendidikan,
secara umum keuntungan dan kerugian pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan
adalah sebgai berikut :
Keuntungan Informasi yang dibutuhkan akan makin cepat
dan mudah diakses untuk kepentingan pendidikan Inovasi dalam pembelajaran makin
berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang makin memudahkan proses
pendidikan Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau
kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan
peserta didik berada dalam satu ruangan Sistem administrasi pada sebuah lembaga
pendidikan akan makin mudah dan lancer karena penerapan sistem TIK.
Kerugian Kemajuan TIK juga akan makin mempermudah
terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), karena
makin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan
melakukan kecurangan. Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan,
bagaikan sebuah sistem tanpa celah, tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam
menjelankannya akan berakibat fatal.
Dampak negative dari penggunaan teknologi informasi
dan komunikasi Selain membawa manfaat yang besar, teknologi informasi dan
komunikasi (TIK) juga mempunyai pengaruh buruk yang besar pula pada
perkembangan generasi anak bangsa. Saat ini perangkat yang paling mempengaruhi
anak pelajar Indonesia antara lain: Komputer Handphone Mp4 player Game console
dan Media tontonan seperti televisi dan film Namun kali ini kita akan bahas
salah satu diantaranya yaitu pengaruh buruk teknologi komputer.
Pengaruh positif atau negatif yang bisa muncul dari
alat tersebut tentu saja lebih banyak tegantung dari pemanfaatannya. Apalagi
generasi anak bangsa dibiarkan menggunakan komputer sembarangan, pengaruhnya
bisa menjadi negatif. Sebaliknya computer akan memberikan pengaruh positif
apabila digunakan dengan bijaksana yaitu membantu pengembangan intelektual dan
motorik anak. Pengaruh buruk dari games computer Salah satu contoh pengaruh
buruknya adalah dari kemungkinan anak. Kemungkinan besar tanpa sepengetahuan
orang tua, anak mengkonsumsi games yang menonjolkan unsur-unsur seperti
kekerasan dan agresivitas.
Banyak pakar mensinyalir bahwa games yang beraroma
kekerasan dan agresivitas adalah pemicu munculnya perilaku-perilaku agresif dan
sadistis pada diri anak. Pengaruh buruk lewat internet Mampu mengakses internet
sesungguhnya merupakan suatu awal yang baik bagi pengembangan wawasan anak.
Sayangnya anak juga terancam dengan banyakntya informasi yang buruk yang
membanjiri internet.
Melalui internetlah berbagai materi bermuatan seks,
kekerasan dan lain-lain dijajakan secara terbuka dan tanpa penghalang Pengaruh
buruk terlalu sering bermain komputer Kecanduan bermain komputer ditengarai
memicu anak menjadi malas menulis, menggambar, aaupun melakukan aktivitas social.
Kecanduan bermain komputer dapat terjadi terutama karena sejak awal orang tua
tidak membuat aturan bermain.
Seharusnya orang tua perlu membuat kesepakatan dengan
anak soal waktu main komputer. komputer.misalnya anak boleh main komputer
setelah pulang sekolah , setelah menyelesaikan pekerjaan rumahnya selama 1 jam.
Waktu yang lebih longgar diberikan pada waktu libur.
Pengaturan waktu ini perlu dilakukan agar anak tidak
berpikir bahwa bermain komputer adalah satu-satunya kegiatan yang menarik bagi
anak. Pengaturan ini perlu diperhatikan secara ketat oleh orang tua, setidaknya
sampai anak berusia 12 tahun. Pada usia ang lebih besar, diharapkan anak lebih
mampu mengatur waktu dengan baik.
Menimbang untung ruginya mengenalkan komputer pada
anak, pada akhirnya sangat tergantung pada kesiapan orang tua dalam mengenalkan
dan mengawasi anak saat bermain komputer. Selain itu pihak sekolah juga harus
ikut andil dalam memberikan pengarahan terbaik agar para pelajar dapat
mempergunakan teknologi informasi dan komunikasi kearah yang positif.
Pemanfaatan teknologi informasi dan
komunikasi untuk pendidikan dapat dilaksanakan dalam berbagai bentuk susuai
dengan fungsinya dalam pendidikan. Fungsi teknologi informasi dan Pemanfaatan
teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan sudah menjadi
keharusan yang tidak dapat ditunda-tunda lagi.
Berbagai aplikasi teknologi informasi
dan komunikasi sudah tersedia dalam masyarakat dan sudah siap menanti untuk
dimanfaatkan secara optimal untuk keperluan pendidikan. Pada kondisi riil,
teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan nantinya berfungsi sebagai
gudang ilmu, alat bantu pembelajaran, fasilitas pendidikan, standar kompetensi,
penunjang administrasi, alat bantu manajemen sekolah, dan sebagai infrastruktur
pendidikan
Manfaat internet bagi bidang pendidikan di Indonesia
antara lain akan mendapatkan akses keperpustakaan, direktori sekolah, para
pakar dapat melalukan perkuliahan secara online, penyediaan sarana informasi
akademik lembaga pendidikan secara online dapat melaksankan kerjasama dengan
lembaga lain melalui internet serta melakukan marketing dan promosi hasil karya
penelitian secara lebih efisienDisamping itu kita dapat merancang program artificial
intelegence untuk membuat sebuah model rencana pengajaran.
Perkembangan TIK di bidang pendidikan memungkinkan
adanya sistem belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk
menghubungan antara mahasiswa dengan dosennya. Melihat nilai mahasiswa secara
online, mengecek keuangan, mengecek jadwal kuliah mengirimkan berkas tugas yang
diberikan dosen. Sistem pendidikan TIK terbukti telah berhasil menurukan angka
putus sekolah dan meningkatkan nilai rata-rata ujian.
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Teknologi
Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk
memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai
cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang
relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi,
bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk
pengambilan keputusan.
Teknologi yang begitu cepat menuntut pengguna teknologi harus
mengikuti perkembangan nya agar tidak dikatakan ketinggalan informasi khususnya
didunia pendidikan. Sehingga pendidik harus meningkatkan
Perkembangan kemampuannya untuk meningkatkan kwalitas sumber daya dalam
memahami, menggunakan dan memanfaatkan teknologi informasi dan
komunikasi.
TIK menjadi
salah satu media perubahan dalam proses pembelajaran atau pendidikan. Dahulu
proses belajar biasanya hanya dilakukan di dalam sebuah ruang kelas dimana
terdapat siswa dan guru, tetapi sekarang ruang kelas tidak hanya dibatasi oleh
dinding dan papan tulis saja. Kegiatan belajar pun sekarang dapat dilakukan
dengan lebih interaktif dan bersifat dua arah. Proses belajar yang cenderung
pasif saat ini sudah mulai ditinggalkan oleh para siswa dan guru.
Dengan
hadirnya internet para siswa dituntut untuk belajar mandiri dalam penyerapan
informasi. Informasi tidak hanya didapat dari pendidik tetapi juga dari media
komputer, sehingga dapat mendorong peningkatan efisiensi pengelolaan kegiatan
belajar mengajar guna mencapai tujuan pendidikan yang telah dicanangkan sejak
awal berdirinya Negara indonesia.
Teknologi
telah berkembang sebagai suatu teori dan praktik dimana proses, sumber, dan
sistem belajar pada manusia, baik perorangan mapun dalam suatu kelompok dapat
dirancang, dikembangkan, dimanfaatkan, dikelola, dan dinilai.
menurut saya tulisan ini sangat baik arena sesuai kaidah penulisan ilmiah yang baik dan benar, hanya saja pada materi belum belum disajikan tindakan nyata dan bentuk aplikasi beserta langkah-langkah yang mau dipakai seperti apa, sehingga memudahkan pembaca untuk menerapkan TIK dalam pembelajaran jarak jauh.
BalasHapusTerima kasih atas tulisan anda, sangat bermanfaat sekali untuk pengetahuan kita semua. Saya ingin tau kira-kira menurut penulis, didalam lingkungan sekitar penulis hal negatif apa yang paling banyak terjadi atas paradigma yang terjadi. sekian..
BalasHapusNambah ilmu lagi nih.
BalasHapusDaftar pustakanya dunk.
Kan bisa buat referensi.
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh...
BalasHapusSalam Inovasi Pembelajaran...
Makalah yang cukup panjang, namun lengkap dan sarat akan informasi yang bermanfaat terkait dengan penerapan TIk (ICT) dalam proses pembelajaran. Perkenankan untuk mengkritisi beberapa hal diantaranya sebagai berikut:
1. Jika pada Bab III PENUTUP hanya terdapat 1 subbab makalah numbering A tetap diperlukan?
2. Penulis dalam menyusun makalah ini menggunakan pendapat orang lain/teori, seperti "Perkembangan IPTEKS juga menimbulkan kebutuhan baru, aspirasi baru, sikap hidup baru, dimana hal ini menuntut perubahan pada sistem dan isi kurikulum / Pendidikan ( Sukmadinata,1988:110)." seyogyanya mencantumkan daftar pustaka yang dirujuk dalam penulisan makalah tersebut;
3. Terdapat inkonsistensi dalam penulisan judul ICT AND TEACHING - LEARNING PROCESS: INNOVATION OR PARADIGM CHANGE (TIK DAN PENGAJARAN - PROSES PEMBELAJARAN: PERUBAHAN INOVASI ATAU PARADIGMA) dengan konten isi makalah yang lebih mengarah pada "TIK dalam Dunia Pendidikan" dengan substansi yang lebih luas;
4. Beberapa aplikasi konkrit atas penerapan TIK (ICT) dalam lingkungan proses belajar mengajar perlu ditambahkan, sehingga dapat menjadi brainstorming para pendidik yang membaca.
Terima kasih atas kesempatan untuk mereview makalah ini. Semoga berkenan dan mohon maaf jika terdapat salah tanggap.
Always be healthy, keep spirit and amazing sister...
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
BalasHapusSalam TP,,
Menanggapi artikel adik Jeni,
dapat di pahami bahwa Teknologi dan Informasi telah mengubah cara pembelajaran disekolah menjadi lebih efektif dan merangsang siswa untuk menemukan permasalahan-permasalahan melalui informasi yang semakin berkembang. Penerapan TIK dalam pembelajaran bisa diterapkan disetiap mata pelajaran yang ada di sekolah, selain itu dengan adanya TIK siswa dapat belajar dimanapun dan kapanpun. sehingga jika tetap memperhatikan kaedah-kaedah dari materi yang akan di ajar maka tujuan dari pembelajaran akan tercapai secara maksimal.
sangat bermanfaat semoga sibungsu jeni, terus mengembang, aamiin