Jumat, 06 September 2019

ICT AND TEACHING - LEARNING PROCESS: INNOVATION OR PARADIGM CHANGE (TIK DAN PENGAJARAN - PROSES PEMBELAJARAN: PERUBAHAN INOVASI ATAU PARADIGMA)

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah
Seperti yang kita ketahui belakangan ini, banyak sekali asumsi bahwa teknologi informasi dan komunikasi sudah di salahgunakan sebagian masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, tak sedikit orang tua yang takut bahwa anak-anaknya akan melakukan hal tersebut. Disini akan kita bahas mengenai perubahan paradigma pendidikan dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi.
Oleh karena itu kita akan membahas hal tersebut agar semua kalangan masyarakat mengetahui tentang apa pengertian teknologi informasi dan komunikasi, selanjutnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia pendidikan, hubungan teknologi informasi dan komunikasi, perananan teknologi informasi dan komunikasi dalam bidang pendidikan, dan dampak positif dan negatif teknologi informasi dan komunikasi dalam bidang pendidikan.
B.     Rumusan Masalah
1.    Apa pengertian teknologi informasi dan komunikasi?
2.    Bagaimana perkembangan TIK dalam dunia pendidikan
3.    Bagaimana hubungan TIK dengan peningkatan kualitas pendidikan?
4.    Bagaimana peranan TIK dalam bidang pendidikan?
5.    Apa dampak positif dan negatif TIK dalam bidang pendidikan?
C.    Tujuan
1.    Untuk mengetahui apa pengertian TIK.
2.    Untuk mengetahui bagaimana perkembangan TIK dalam dunia pendidikan.
3.    Untuk mengetahui bagaimana hubungan TIK dengan peningkatan kualitas pendidikan.
4.    Untuk mengetahui bagaimana peranan TIK dalambidang pendidikan.
5.    Untuk mengetahui apa dampak positif negatif TIK dalam bidang pendidikan.
BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Teknologi Informasi Dan Komunikasi
Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan.
Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data. system jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.
Arti teknologi informasi bagi dunia pendidikan seharusnya berarti tersedianya saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program pendidikan.Pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang pendidikan sudah merupakan kelaziman.Membantu menyediakan komputer dan jaringan yang menghubungkan rumah murid dengan ruang kelas, guru, dan administrator sekolah.Semuanya dihubungkan ke Internet, dan para guru dilatih menggunakan komputer pribadi.
Teknologi informasi dan komunikasi mencakup dua aspek, yaitu teknologiinformasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi, mencakup segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.
Sedangkan, teknologi komunikasi mencakup segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Maka, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah suatu kesatuan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan dan transfer/pemindahan informasi antar media.
Sedangkan, arti TIK bagi dunia pendidikan itu sendiri berarti tersedianya saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program pendidikan.
B.     Perkembangan Tik Dalam Dunia Pendidikan
Teknologi informasi ( Information Tecnology ) yang mulai populer diakhir tahun 70 an, dihantarkan untuk menjawab tantangan. Pada masasebelumnya,  istilah teknologi komputer atau pengolahan data elektronis atau EDP ( Electronic Data Processing ). Menurut kamus (Oxford 1995). Teknologi informasi adalah stadi atau penggunaan peralatan elektronika,  terutama komputer untuk menyimpan, menganalisis, danmendistribusikan informasi apasaja, termasuk kata, bilangan, dan gambar.
Menurut Alter ( 1992 ), dalam Deni Darmawan, 2010 : 16 ) teknologi informasi mencakup perangkat keras dan perangkat lunak untuk melaksanakan satu atau sejumlah tugas pemrosesan data seperti menangkap mentrasmisikan, menyimpan, mengambil, memanipulasi, atau menampilkan data.
Penguasaan teknologi informasi dan komunikasi baik secara individu maupun secara institusi sangat diperlukan, hal ini akan mampu mengubah budaya dan kemampuan melakukan inovasi secara lebih baik dan adaptif.
Skill seseorang dalam melakukan analisis kebutuhan dan perubahan sistem cara kerja bahkan aturan yang menyangkut perkembangan TIK sangat dibutuhkan juga. Terlebih dalam dunia pendidikan kemampuan seorang pendidik dalam menguasai TIK sangat pentring dan jika mereka mampu menguasainya maka inovasi dalam menemukan stategi mencerdaskananak bangsa iniakan lebih cepat.
Teknologi informasi saat ini telah berkembang sangat pesat, baiksektor swasta, kantor pemerinta, BUMN, dan sekolah-sekolah dikota atau daerah banyak yang memiliki jaringan internet. Dalam dunia pendidikan khususnya berkenaan dengan inovasi untuk memudakhan akses, kebutuhan data, pengambilan kebijakan dalam pendidikan nasional telah dikembangkan jaringan pendidikan nasional (jardiknas).
Jardiknas merupakan salahatu perkembangan inovaasi pembelajaran yang sangat bermanfaat bagi perkembangan pemdidikan. Internet/ TIK telah banyak di dengungkan melalui iklan untuk digunakan sebagai media dalam pembelajaran, dimana pada prinsipnya TIK sangat murah jika hal itu sudah diyakini dan dirasakan nmanfaatnya, dimana manusia akan mampu mengatasi tantangan dan kebutuhan serta penyelesaian masalah dengan mudah.
Mereka tampak sangat antusias, hal halitu terlihat dari pesan yang disampaikan dari orang ke orang melalui internet yang masuk kesekolah. Keingin tahuan mereka sangat besar dalam mengunakan internetdenganbiaya murahmereka bisa menjelajah dunia dalam bentuk website yang tersediamelalui akses internet tanpaharuspunya paspor dan visa untuk berkenalan dengan tokoh internasioal.
Sekolah saat ini sedang berlomba-lomba memasang jaringan internet melalui jardiknas, internet service provider (ISP), ataupun penyelenggara jaringan internet lainya.Hal tersebut membuktikan bahwa internet sekarang sudah menjadi kebutuhan yang penting dalam pembelajaran.
Sekolah yang telah memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam kegiatan proses belajar mengajar akan sangat berbeda dengan sekolah yang belum memanfaatkannya.
Karena pentingnya fasilitas teknologi internet dalam daunia pendidikan di dsekolah, maka para kepala sekolah, baik di kota – kota besar atau di daerah berupaya untuk melengkapi sekolahnya dengan fasilitas internet yang peerkembangannya sangat pesat dalam 2 tahun terakhir.
teknologi  yang begitu cepat menuntut pengguna teknologi harus mengikuti perkembangan nya agar dikatakan ketinggalan informasi khususnya didunia pendidikan. Sehingga pendidik harus meningkatkan Perkembangan kemampuannya untuk meningkatkan kwalitas sumber daya dalam memahami,  menggunakan dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi
Seorang pengamat pendidikan memaparkan bahwa problem pendidikan kita adalah akses atau ketersediaan pendidikan bagi rakyat yang masih sangat rendah ( Wibowo 2006)  dalam ( Parjono Adjha ).
Pentingnya internet dalam dunia pendidikan, maka yang harus dikembangkan dan dipertahankan adalah biaya yang murah untuk mengakses informasi. Menurut ( Deni Darmawan 2012: 405 ) justru dengan murahnya akses informasi maka seyogyanya pemerintah mampu mmelindungi, menjamin dan mendukung bagaimana praktisi dan teknologi serta masyarakat pada umumnya untuk lebih mampu memanfaatkan dan merasakan dampak positif dalam memajukan kehidupannya.
Untuk itu seiring dengan perkembangan jaman, bangsan Indonesia dewasa ini diantaranya telah melakukan pembenahan secara legislatif dalam menangani Teknologi Informasi dan komunikasi ini, yaitu melalui Departemen Komunikasi dan Informatika, Direktorat Jendral Aplikasi Telematika dan Lembaga Informasi Nasional ( LIN ) pascareformasi.
Melalui program dan rencana strategis dari lembaga – lembaga pemerintah tersebut serta diselaraskan dengan fungsi dan perannya secara profesional diharapka dapat menjamin upaya bangsa ini untuk mampu melakukan percepatan pembangunan dibidang  Teknologi Informasi dan Telekomunikasi.
C.    Hubungan Tik Dengan Peningkatan Kualitas Pendidikan
Penggunaan alat-alat pembelajaran yang modern dalam pendidikan  mempengaruhi proses belajar-mengajar itu sendiri. Dengan menggunakan alat pembelajaran yang modern, anak didik akan termotivasi belajar dengan lebih aktif. Aktifitas belajar anak didik akan lebih tinggi intensitansnya dibandingkan metode belajar mengajar yang hanya menggunakan kapur dan papan tulis saja. Saat ini teknologi tradisional telah semakin terdesak oleh adanya teknologi modern.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga telah menimbulkan perubahan dalam nilai-nilai, baik nilai sosial, budaya, spiritual, intelektual, maupun material.
Perkembangan IPTEKS juga menimbulkan kebutuhan baru, aspirasi baru, sikap hidup baru, dimana hal ini menuntut perubahan pada sistem dan isi kurikulum / Pendidikan ( Sukmadinata,1988:110). Dalam siklus IPTEKS, manusia itu perlu disempurnakan dengan pendidikan tanpa pendidikan manusia unggul yang terampil dan berbudaya dan berfalsafah tidak mungkin dapat dihasilkan ( Gaffar, 1987:32).
Selain yang tergambar diatas, maka Visi mata pelajaran Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) yaitu agar siswa dapat menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal untuk mendapatkan dan memproses informasi dalam kegiatan belajar, bekerja, dan aktifitas lainya sehingga siswa mampu berkreasi, mengembangkan sikap inisiatif, mengembangkan kemampuan eksplorasi mandiri, dan mudah beradaptasi dengan perkembangan yang baru.
Pada hakekatnya , Kurikulum Teknologi Informasi dan komunikasi menyiapkan siswa agar dapat terlibat pada perubahan dan perubahan dalam variasi penggunaan teknologi. Siswa menggunakan TIK untuk mencari, mengeksplorasi, menganalisis, dan saling tukar informasi secara kreatif namun bertanggung jawab.
Dalam hal ini dapat diberikan contoh yang sangat kongrit dari pada penggunaan TIK dalam proses pembelajaran di kelas misalnya Strategi pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan materi dan kondisi siswa dapat meningkatkan partisipasi dari semua peserta didik dan kelompok dalam satu kelas yang antara lain meliputi :
1.         Pemanfaatan studi kasus dari berbagai sumber informasi
2.         Dorongan dari guru agar siswa menjadi pembelajar yang otodidiak
3.         Dorongan agar siswa mau berpikir kritis mengenai isu-isu dalam teknologi informasi
4.          Fasilitas belajar secara efectif melalui praktek langsung, refleksi, dan diskusi
5.         Peningkatan kemampuan kerjasama termasuk aktifitas yang melibatkan siswa untuk bekerja sama dalam kelompok kecil atau dalam tim
6.         Penumbuhan sikap menghargai usaha siswa untuk memicu kreativitas mereka
7.             Pemanfaatan sumber-sumber yang merefleksikan minat dan pengalaman siswa
8.             Pemberian akses pada semua siswa untuk menggunakanberbagai sumber belajar dan
Penguasaan berbagai alat bantu belajar
9.             Penyajian/presentasi hasil karya siswa di majalah didinding atu atara khusus pameran misalnya pada saat rapot atau acara lainya
10.         Penyajian / presentasi hasil karya siswa di web klub teknologi Informasi dan Komunikasi
11.         Penyajian / presentasi publikasi hasil karya siswa pada sekolah, atau brosur khusus TIKDan berbagai multi fungsi lainya dalam penggunaan TIK untuk meningkatkan kualitas pendidikan kita ditanahair.
D.    Peranan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Bidang Pendidikan
Teknologi komunikasi merupakan suatu hasil pemikiran dan hasil karya manusia yang diaplikasikan untuk menghubungkan proses komunikasi antarmanusia. Melihat pengertian tersebut banyak sekali teknologi komunikasi yang berkembang dimasyarakat, salah satunya adalah teknologi komunikasi pendidikan.
Komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet,
e-mail, dan sebagainya. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut.
Melalui teknologi komunikasi, dalam situasi tertentu guru dapat memberikan pelayanan mengajar tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa karma dapat menggunakan media pembelajaran dalam teknologi komunikasi. Melalui teknologi komunikasi juga, siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau internet, bahkan pembelajaran dapat dilakukan melalui cyber teaching atau pengajaran maya.
Dengan penggunaan media elektronik dalam pemebelajaran maka dikenaldengan pembelajaran elektronik (e-learning). Dalam berbagai literatur e-learning tidak terlepas dari jaringan Internet, karena media ini yang dijadikan sarana untuk penyajian ide dan gagasan pembelajaran. Hal ini menunjukan bahwa teknologi komunikasi berperan dalam teknologi pembelajaran untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi mendorong setiap lapisan masyarakat dituntut untuk dapat menggunakan teknologi tersebut dengan maksimal. Tidak hanya untuk elemen masyarakat secara luas, di dalam dunia pendidikan TIK memnpunyai peranan penting, seperti adanya televisi dan radio yang bersifat edukatif.
Tetapi hal tersebut mempunyai sifat komunikasi yang linear, tidak interaktif sehingga diperlukan teknologi lain yang dapat menunjang pendidikan masyarakat seperti halnya dengan teknologi komputer. Komputer sebagai media yang sangat diperlukan oleh masyarakat karena dengan berkembangnya teknologi ini maka proses informasi pun akan semakin berkembang pula dan masyarakat sangatlah memerlukan hal tersebut.Masyarakat mulai dari usia sekolah dasar dibekali pendidikan tentang penggunaan komputer.
Inilah yang membuat TIK mempunyai peranan penting dalam kemajuan pendidikan di Indonesia, adanya peningkatan kebutuhan berbagi informasi dan pengetahuan dengan memanfaatkan TIK menjadi menjadi salah satu alasan mengapa hal seperti perpustakaan online sangatlah diperlukan untuk membantu pendidikan di Indonesia ini.
TIK menjadi salah satu media perubahan dalam proses pembelajaran atau pendidikan. Dahulu proses belajar biasanya hanya dilakukan di dalam sebuah ruang kelas dimana terdapat siswa dan guru, tetapi sekarang ruang kelas tidak hanya dibatasi oleh dinding dan papan tulis saja.
Kegiatan belajar pun sekarang dapat dilakukan dengan lebih interaktif dan bersifat dua arah. Proses belajar yang cenderung pasif saat ini sudah mulai ditinggalkan oleh para siswa dan guru. Dengan hadirnya internet para siswa dituntut untuk belajar mandiri dalam penyerapan informasi. Informasi tidak hanya didapat dari pendidik tetapi juga dari media komputer, sehingga dapat mendorong peningkatan efisiensi pengelolaan kegiatan belajar mengajar guna mencapai tujuan pendidkan yang telah dicanangkan sejak awal berdirinya Negara indonesia
E.     Dampak Positif Dan Negatif Tik Dalam Bidang    Pendidikan
Berikut ini dampak dari adanya perkembangan TIK yang terjadi diera modern sekarang ini dalam dunia pendidikan:
1.    Dampak Positif 
a.         Siswa akan lebih mudah untuk mengakses dan mendapatkan informasi yang ada kaitanya dalam dunia pendidikan sehingga dengan hal tersebut akan membuat seorang siswa menjadi lebih kaya akan informasi dan memanfatkan waktunya seefisien mungkin.
b.         Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan. Seorang guru juga akan lebih mudah dalam berinovasi untuk menentukan model belajar yang sesuai dengan para siswanya melalui TIK.
c.         Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
d.        Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena adanya penerapan system TIK pada setiap komponen seperti : Akses ke perpustakaan, Akses ke pakar,  Melaksanakan kegiatan kuliah secara online, Menyediakan layanan informasi akademik suatu institusi pendidikan, Menyediakan fasilitas mesin pencari data, Meyediakan fasilitas diskusi, Menyediakan fasilitas direktori alumni dan sekolah, Menyediakan fasilitas kerjasama,dan lain – lain.
2.    Dampak Negatif
a.         Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudahterjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
b.         Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah system tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
c.         Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (short span of attention).
Adanya akses teknologi internet untuk Tenaga Pendidik maupun peserta Didik, baik di dalam kelas, sekolah maupun lembaga pendidikan guru. Adanya materi yang bermutu bagi Tenaga Pendidikan dan Pelajar Tenaga Pendidik harus produktif terhadap pengembangan TIK Untuk menghindari pemanfaatan teknologi yang kurang bermanfaat apalagi dalam hal negative oleh peserta didik, karena pembelajaran TIK antar peserta didik dengan cepat, maka mengarahkan pemanfaatan TIK dalam pembelajaran menjadi sangat penting sehingga peserta didik disibukkan dengan eksplorasi subjek positif dalam penggunaan TIK.
Bentuk nyatanya dapat berupa penugasan pencarian artikel, sumber bacaan atau pengirinan tugas (PR) lewat email. Selain itu juga harus`tercipta kemudahan akses internet dilngkungan yang terkontrol seperti di sekolah atau rumah yang melebihi kemudahan akses`di tempat umum seperti warnet, agar aktivitas online peserta didik lebih terkontrol. Beberapa pemanfaatan TIK dalam pembelajaran diantaranya Presentasi, Demonstrasi, Kelas Virtual. Adapun berbagai bentuk peranan TIK dalam bidang pendidikan adalah berbagai hasil penelitian, konsultasi dengan pakar, perpustakaan online,diskusi online dan kelas online.
Keuntungan dan kerugian penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Kemajuan yang telah dicapai manusia dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) merupakan sesuatu yang patut kita syukuri, karena dengan kemajuan tersebut akan memudahkan manusia dalam mengerjakan pekerjaan dan tugas yang harus dikerjakan. Namun tidak semua kemajuan yang telah dicapai tersebut berdampak positif.
Diantara kemajuan tersebut yang telah dicapai tersebut ternyata dapat membawa dampak negative bagi manusia. Dalam bidang pendidikan, secara umum keuntungan dan kerugian pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan adalah sebgai berikut :
Keuntungan Informasi yang dibutuhkan akan makin cepat dan mudah diakses untuk kepentingan pendidikan Inovasi dalam pembelajaran makin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang makin memudahkan proses pendidikan Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan makin mudah dan lancer karena penerapan sistem TIK.
Kerugian Kemajuan TIK juga akan makin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), karena makin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan. Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan, bagaikan sebuah sistem tanpa celah, tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjelankannya akan berakibat fatal.
Dampak negative dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi Selain membawa manfaat yang besar, teknologi informasi dan komunikasi (TIK) juga mempunyai pengaruh buruk yang besar pula pada perkembangan generasi anak bangsa. Saat ini perangkat yang paling mempengaruhi anak pelajar Indonesia antara lain: Komputer Handphone Mp4 player Game console dan Media tontonan seperti televisi dan film Namun kali ini kita akan bahas salah satu diantaranya yaitu pengaruh buruk teknologi komputer.
Pengaruh positif atau negatif yang bisa muncul dari alat tersebut tentu saja lebih banyak tegantung dari pemanfaatannya. Apalagi generasi anak bangsa dibiarkan menggunakan komputer sembarangan, pengaruhnya bisa menjadi negatif. Sebaliknya computer akan memberikan pengaruh positif apabila digunakan dengan bijaksana yaitu membantu pengembangan intelektual dan motorik anak. Pengaruh buruk dari games computer Salah satu contoh pengaruh buruknya adalah dari kemungkinan anak. Kemungkinan besar tanpa sepengetahuan orang tua, anak mengkonsumsi games yang menonjolkan unsur-unsur seperti kekerasan dan agresivitas.
Banyak pakar mensinyalir bahwa games yang beraroma kekerasan dan agresivitas adalah pemicu munculnya perilaku-perilaku agresif dan sadistis pada diri anak. Pengaruh buruk lewat internet Mampu mengakses internet sesungguhnya merupakan suatu awal yang baik bagi pengembangan wawasan anak. Sayangnya anak juga terancam dengan banyakntya informasi yang buruk yang membanjiri internet.
Melalui internetlah berbagai materi bermuatan seks, kekerasan dan lain-lain dijajakan secara terbuka dan tanpa penghalang Pengaruh buruk terlalu sering bermain komputer Kecanduan bermain komputer ditengarai memicu anak menjadi malas menulis, menggambar, aaupun melakukan aktivitas social. Kecanduan bermain komputer dapat terjadi terutama karena sejak awal orang tua tidak membuat aturan bermain.
Seharusnya orang tua perlu membuat kesepakatan dengan anak soal waktu main komputer. komputer.misalnya anak boleh main komputer setelah pulang sekolah , setelah menyelesaikan pekerjaan rumahnya selama 1 jam. Waktu yang lebih longgar diberikan pada waktu libur.
Pengaturan waktu ini perlu dilakukan agar anak tidak berpikir bahwa bermain komputer adalah satu-satunya kegiatan yang menarik bagi anak. Pengaturan ini perlu diperhatikan secara ketat oleh orang tua, setidaknya sampai anak berusia 12 tahun. Pada usia ang lebih besar, diharapkan anak lebih mampu mengatur waktu dengan baik.
Menimbang untung ruginya mengenalkan komputer pada anak, pada akhirnya sangat tergantung pada kesiapan orang tua dalam mengenalkan dan mengawasi anak saat bermain komputer. Selain itu pihak sekolah juga harus ikut andil dalam memberikan pengarahan terbaik agar para pelajar dapat mempergunakan teknologi informasi dan komunikasi kearah yang positif.
Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan dapat dilaksanakan dalam berbagai bentuk susuai dengan fungsinya dalam pendidikan. Fungsi teknologi informasi dan Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan sudah menjadi keharusan yang tidak dapat ditunda-tunda lagi.
Berbagai aplikasi teknologi informasi dan komunikasi sudah tersedia dalam masyarakat dan sudah siap menanti untuk dimanfaatkan secara optimal untuk keperluan pendidikan. Pada kondisi riil, teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan nantinya berfungsi sebagai gudang ilmu, alat bantu pembelajaran, fasilitas pendidikan, standar kompetensi, penunjang administrasi, alat bantu manajemen sekolah, dan sebagai infrastruktur pendidikan
Manfaat internet bagi bidang pendidikan di Indonesia antara lain akan mendapatkan akses keperpustakaan, direktori sekolah, para pakar dapat melalukan perkuliahan secara online, penyediaan sarana informasi akademik lembaga pendidikan secara online dapat melaksankan kerjasama dengan lembaga lain melalui internet serta melakukan marketing dan promosi hasil karya penelitian secara lebih efisienDisamping itu kita dapat merancang program artificial intelegence untuk membuat sebuah model rencana pengajaran.
Perkembangan TIK di bidang pendidikan memungkinkan adanya sistem belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk menghubungan antara mahasiswa dengan dosennya. Melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, mengecek jadwal kuliah mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen. Sistem pendidikan TIK terbukti telah berhasil menurukan angka putus sekolah dan meningkatkan nilai rata-rata ujian.
BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan.
Teknologi  yang begitu cepat menuntut pengguna teknologi harus mengikuti perkembangan nya agar tidak dikatakan ketinggalan informasi khususnya didunia pendidikan. Sehingga pendidik harus meningkatkan Perkembangan kemampuannya untuk meningkatkan kwalitas sumber daya dalam memahami,  menggunakan dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
TIK menjadi salah satu media perubahan dalam proses pembelajaran atau pendidikan. Dahulu proses belajar biasanya hanya dilakukan di dalam sebuah ruang kelas dimana terdapat siswa dan guru, tetapi sekarang ruang kelas tidak hanya dibatasi oleh dinding dan papan tulis saja. Kegiatan belajar pun sekarang dapat dilakukan dengan lebih interaktif dan bersifat dua arah. Proses belajar yang cenderung pasif saat ini sudah mulai ditinggalkan oleh para siswa dan guru.
Dengan hadirnya internet para siswa dituntut untuk belajar mandiri dalam penyerapan informasi. Informasi tidak hanya didapat dari pendidik tetapi juga dari media komputer, sehingga dapat mendorong peningkatan efisiensi pengelolaan kegiatan belajar mengajar guna mencapai tujuan pendidikan yang telah dicanangkan sejak awal berdirinya Negara indonesia.
Teknologi telah berkembang sebagai suatu teori dan praktik dimana proses, sumber, dan sistem belajar pada manusia, baik perorangan mapun dalam suatu kelompok dapat dirancang, dikembangkan, dimanfaatkan, dikelola, dan dinilai.

5 komentar:

  1. menurut saya tulisan ini sangat baik arena sesuai kaidah penulisan ilmiah yang baik dan benar, hanya saja pada materi belum belum disajikan tindakan nyata dan bentuk aplikasi beserta langkah-langkah yang mau dipakai seperti apa, sehingga memudahkan pembaca untuk menerapkan TIK dalam pembelajaran jarak jauh.

    BalasHapus
  2. Terima kasih atas tulisan anda, sangat bermanfaat sekali untuk pengetahuan kita semua. Saya ingin tau kira-kira menurut penulis, didalam lingkungan sekitar penulis hal negatif apa yang paling banyak terjadi atas paradigma yang terjadi. sekian..

    BalasHapus
  3. Nambah ilmu lagi nih.
    Daftar pustakanya dunk.
    Kan bisa buat referensi.

    BalasHapus
  4. Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh...
    Salam Inovasi Pembelajaran...

    Makalah yang cukup panjang, namun lengkap dan sarat akan informasi yang bermanfaat terkait dengan penerapan TIk (ICT) dalam proses pembelajaran. Perkenankan untuk mengkritisi beberapa hal diantaranya sebagai berikut:

    1. Jika pada Bab III PENUTUP hanya terdapat 1 subbab makalah numbering A tetap diperlukan?
    2. Penulis dalam menyusun makalah ini menggunakan pendapat orang lain/teori, seperti "Perkembangan IPTEKS juga menimbulkan kebutuhan baru, aspirasi baru, sikap hidup baru, dimana hal ini menuntut perubahan pada sistem dan isi kurikulum / Pendidikan ( Sukmadinata,1988:110)." seyogyanya mencantumkan daftar pustaka yang dirujuk dalam penulisan makalah tersebut;
    3. Terdapat inkonsistensi dalam penulisan judul ICT AND TEACHING - LEARNING PROCESS: INNOVATION OR PARADIGM CHANGE (TIK DAN PENGAJARAN - PROSES PEMBELAJARAN: PERUBAHAN INOVASI ATAU PARADIGMA) dengan konten isi makalah yang lebih mengarah pada "TIK dalam Dunia Pendidikan" dengan substansi yang lebih luas;
    4. Beberapa aplikasi konkrit atas penerapan TIK (ICT) dalam lingkungan proses belajar mengajar perlu ditambahkan, sehingga dapat menjadi brainstorming para pendidik yang membaca.

    Terima kasih atas kesempatan untuk mereview makalah ini. Semoga berkenan dan mohon maaf jika terdapat salah tanggap.

    Always be healthy, keep spirit and amazing sister...

    BalasHapus
  5. Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

    Salam TP,,

    Menanggapi artikel adik Jeni,

    dapat di pahami bahwa Teknologi dan Informasi telah mengubah cara pembelajaran disekolah menjadi lebih efektif dan merangsang siswa untuk menemukan permasalahan-permasalahan melalui informasi yang semakin berkembang. Penerapan TIK dalam pembelajaran bisa diterapkan disetiap mata pelajaran yang ada di sekolah, selain itu dengan adanya TIK siswa dapat belajar dimanapun dan kapanpun. sehingga jika tetap memperhatikan kaedah-kaedah dari materi yang akan di ajar maka tujuan dari pembelajaran akan tercapai secara maksimal.

    sangat bermanfaat semoga sibungsu jeni, terus mengembang, aamiin

    BalasHapus

ALTERNATIF PEMANFAATAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) UNTUK MENUNJANG DUNIA KERJA

Perkembangan dan perubahan masyarakat Indonesia yang cepat, ditambah lagi dengan pesatnya perubahan global, memunculkan berbagai tantangan ...